Jumat, 21 Juni 2024, WIB
Breaking News

Kamis, 29 Feb 2024, 18:41:23 WIB, 243 View Administrator, Kategori : UPTD BPSMB

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Dinas Koperasi dan Perindustrian (Koperindag) Sulawesi Barat (Sulbar) terus berupaya meningkatkan kualitas dan kredibilitas layanan pengujian mutu barang, khususnya kopi dan kakao.

Sambil menunggu proses akreditasi lab uji untuk komoditas kopi dan kakao, UPTD BPSMB menggelar sosialisasi akreditasi dan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) BPSMB kepada dinas kabupaten dan pelaku usaha kopi dan kakao di Kabupaten Pasangkayu dan Mamasa.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada 22 s.d. 24 Februari 2024, dengan menurunkan dua tim dari UPTD BPSMB. Tim pertama yang dikoordinir oleh Yenny Christina Kiding, Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD BPSMB, bertugas menyosialisasikan akreditasi dan Pergub PAD BPSMB di Kabupaten Pasangkayu. Sedangkan tim kedua yang dikoordinir oleh Marsuki, Kepala Seksi Pengujian UPTD BPSMB, melakukan sosialisasi di Kabupaten Mamasa.

Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada dinas kabupaten dan pelaku usaha perdagangan kopi dan kakao tentang prosedur pengujian mutu barang, khususnya biji kopi dan kakao, di laboratorium uji UPTD BPSMB yang sebentar lagi akan terakreditasi oleh KAN.

Dengan adanya akreditasi, laboratorium uji UPTD BPSMB diharapkan dapat memberikan layanan pengujian yang berkualitas, akurat, dan terpercaya, sesuai dengan standar nasional indonesia (SNI). Selain itu, akreditasi juga akan meningkatkan kepercayaan publik dan pasar terhadap hasil pengujian yang dikeluarkan oleh UPTD BPSMB.

Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Bau Akram Dai, mengatakan bahwa pihaknya berharap proses akreditasi UPTD BPSMB dapat segera rampung agar dapat lebih cepat membantu eksportir kopi dan kakao di Sulbar melakukan pengujian sampel.

"Kita berusaha semaksimal mungkin untuk akreditasi BPSMB, kita berharap proses akreditasi ini segera rampung dan lab uji kita dapat diakui oleh KAN. Sehingga kita bisa segera membantu eksportir-eksportir kopi dan kakao di Sulbar melakukan pengujian di Sulbar sehingga tidak perlu ke Makassar lagi hanya untuk uji lab," ujar Bau Akram Dai.

Secara terpisah, Kabid Perdagangan, Muhammad Najib Ali mengungkapkan harapannya terkait akreditasi labaratorium uji komoditi biji kopi dan kakao. "Biji kopi dan kakao ini salah satu komoditi yang sudah diekspor di Sulbar. Namun untuk pengujian mutu yang selalu menjadi persyaratan ekspor selama ini dilakukan eksportir di luar Sulbar karena belum adanya lab uji yang terakreditasi. Kita berharap setelah UPTD BPSMB akreditasi, ada pertumbuhan ekspor kopi dan kakao di Sulbar," ujar Muhammad Najib Ali.

Sementara itu, Kepala UPTD BPSMB, Adnan Rasjid, berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini nantinya eksportir kopi dan kakao di Sulbar tidak lagi melakukan pengujian sampel ke Makassar, tetapi ke UPTD BPSMB yang tentu akan menjadi salah satu sumber PAD bagi Sulbar.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, eksportir kopi dan kakao di Sulbar akan lebih tertarik untuk melakukan pengujian sampel di UPTD BPSMB yang sudah terakreditasi. Selain lebih dekat dan hemat biaya, hasil pengujian kami juga sudah sesuai dengan standar nasional. Dengan demikian, kami juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan PAD Sulbar melalui layanan pengujian kami," tutur Adnan Rasjid.



Dekrnasda Sulbar Kenalkan Sandeq di Solo
Kamis, 16 Mei 2024, 10:23:30 WIB, Dibaca : 195 Kali
Ketua Dekranasda Sulbar Lantik Ketua Dekranasda Kabupaten Mamasa dan Polman
Jumat, 08 Mar 2024, 19:13:50 WIB, Dibaca : 207 Kali
UPTD BPSMB Kumpulkan Sampel untuk Uji Kualitas Biji Kopi dan Kakao Sulbar
Kamis, 29 Feb 2024, 18:36:40 WIB, Dibaca : 215 Kali

Tuliskan Komentar